sewa ambulance

Latest News

Virus! Pernikahan ini menggunakan keseimbangan Gopay sebagai mahar

Mahar atau mas kawin merupakan salah satu syarat terlaksananya suatu perkawinan. Mahar sendiri merupakan aset yang diberikan oleh mempelai pria kepada mempelai wanita dan keluarganya. Saat ini banyak mahar pernikahan yang unik dan berbeda dari yang lain, salah satunya menggunakan keseimbangan Gopay.

Gopay adalah layanan pembayaran online atau uang digital yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran dari aplikasi online untuk digunakan di beberapa vendor atau merchant lain.

Penggunaan mata uang digital memang menjadi trend beberapa tahun terakhir ini karena memiliki banyak keuntungan praktis seperti promo. Hampir semua lapisan masyarakat, terutama yang melek teknologi, sudah memanfaatkannya.

Menariknya, baru-baru ini di media sosial sebuah video pernikahan viral menggunakan ojek sebagai mahar pernikahan. Pernikahan itu dikatakan sebagai & # 39; saat ini & # 39; perkawinan karena penggunaan uang elektronik identik dengan kemajuan teknologi.

Artikel Terkait: Foto Viral Pengantin Menyusui di Resepsi Pernikahan

Viral mahar nikah menggunakan saldo Gopay

Diketahui, pernikahan yang dilangsungkan pada Minggu 11 Oktober 2020 itu viral karena mahar yang unik. Umumnya mahar atau mas kawin yang digunakan adalah uang tunai, emas, alat ibadah, atau Al Quran bagi umat Islam.

Ini bukan kali pertama sebuah pernikahan mengusung mahar unik. Beberapa waktu lalu juga sempat terjadi keributan soal pernikahan yang menggunakan mahar saham. Atau ada sesuatu yang sederhana dan "eksentrik" seperti mahar, sandal jepit atau pisang goreng.

Video pernikahan tersebut pertama kali diunggah oleh Lukas Octavianus Prayogi dengan akun Instagram @ lukasoct yang menghadiri pernikahan sahabatnya itu. Linda Novianti, sang mempelai wanita menerima lamaran kekasihnya dengan saldo Gopay 10 juta rupiah.

Ada beberapa video yang diunggah Lukas. Pertama, suasana persetujuan Kabul di depan pemimpin yang dengan jelas menyebutkan mas kawin yang diberikan oleh pengantin pria, Insan Syamsudin.

“Kakak Insan Syamsudin bin Jaelani, saya akan menikah dan menikahi adik Linda Novianti binti Abdul Munif dengan mahar berupa saldo Gopay sepuluh juta rupiah, dibayar tunai,” kata pemimpin dalam video itu.

Artikel Terkait: Nikah dengan Seorang Gadis, Kepala Desa di Sulawesi Selatan Beri Mahar 3 Miliar

Setelah ijin qabul dinyatakan sah, Lukas dan beberapa temannya mendekati pelaminan dan meminta calon mempelai menunjukkan bukti mahar.

“Lihat ini mas kawin, mas kawin kamu. Weh betul, sepuluh juta! Untuk Gopay ya!” Ucap Lukas kepada mempelai wanita.

Linda yang mengenakan topeng putih juga menunjukkan layar ponselnya dengan saldo Gopay 10 juta rupiah di atasnya.

Mahar nikah. Bismillah sayang, semoga bersama sampai maut memisahkan kalian, ”tulis Insan dalam keterangan transfer saldo Gopay.

Video tersebut menjadi viral karena dibagikan lagi oleh akun twitter @RecehEverywhere dan Instagram @lambeturah. Bahkan di Instagram video tersebut sudah dilihat lebih dari 1 juta kali.

“Lambat laun ada mahar mirip 1 juta berlian mobile legend yang dibayar lunas pakai pulsa,” komentar akun @FTHRNGR.

"Di resepsi, taruh QR Gopay untuk sumbangan. Kolektor lebih dari 10 juta otomatis mengembalikan investasi." Akun @arifnurrachmann memberikan saran.

Bank Indonesia mengimbau untuk tidak menggunakan uang asli sebagai mahar

Uang elektronik Gopay menjadi pilihan para milenial. Sumber: Suara

Dilansir dari Liputan6, Bank Indonesia sebagai satu-satunya pencetak uang di Republik Indonesia telah mengusulkan penggunaan uang elektronik sebagai mahar. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengimbau masyarakat tidak merusak uang rupiah untuk dijadikan mas kawin.

“(Uang) mas kawin boleh, bisa bermacam-macam. Kalau ditanya boleh mas kah saya tidak boleh? Ya, asal tidak dilipat, simpan uangnya,” kata Mirza.

Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang yang di dalamnya terdapat larangan bagi masyarakat untuk memusnahkan uang kertas. Menurut undang-undang, siapa pun yang dengan sengaja merusak lambang negara dalam bentuk rupiah tersebut akan terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Melalui akun Facebook resmi Bank Indonesia, BI menjelaskan bahwa menggunakan uang untuk mahar sama dengan merusak uang. Ketika mas kawin dibuka satu persatu, maka uang menjadi kusut bahkan sobek.

Karena itu, BI melarang penggunaan uang rupiah riil untuk mahar berhias. Sebagai gantinya, kedua mempelai dapat menggunakan uang mainan jika ingin membuat dekorasi untuk mahar atau lebih baik menggunakan e-money nontunai.

Menarik juga adalah ide menggunakan saldo Gopay Anda untuk mahar pernikahan, ya? Bagaimana tentang Orangtua, mahar atau mahar apa yang digunakan saat pertama kali menikah? Apakah unik atau lebih suka biasa-biasa saja?

Baca juga:

Pria ini menghabiskan Rp 250 juta untuk pesta pernikahan dengan istri holografik

Kiriman Viral! Pernikahan yang menggunakan saldo Gopay sebagai mas kawin ini muncul pertama kali di theAsianparent: The Best Parenting Site in Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top